IBX5A8649B11ED5E Beberapa Macam Alergi Kulit dan Pemicunya | Class Against Class
 

Beberapa Macam Alergi Kulit dan Pemicunya

Banyak orang ternyata memiliki alergi terhadap sesuatu, tetapi mereka tidak menyadarinya. Karena seseorang tidak menyadari bahwa dirinya menderita alergi, mereka pun tidak peduli terhadap penyebab alergi dan bagaimana cara pengobatannya. Padahal, meskipun kelihatannya sepele, alergi juga bisa menyebabkan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Bahkan, beberapa kasus yang ekstrem bisa sampai menyebabkan kematian. Gejala alergi yang selalu tampak menonjol adalah kulit gatal-gatal. Alergi kulit ini bisa muncul karena banyak hal, termasuk keadaan di luar diri kita. Pada ulasan ini, kami akan menjelaskan beberapa macam alergi kulit dan pemicunya. Ikuti pembahasan lengkapnya supaya Anda lebih paham tentang jenis-jenis alergi dan pemicunya, khususnya alergi kulit. Inilah informasi lengkapnya untuk Anda.

1. Konsep Dasar Alergi Kulit
Beberapa macam alergi dan pemicunyasebenarnya bukanlah masalah berat. Penyakit kulit ini juga tidak menular. Seseorang lebih cenderung mengalami alergi jika mempunyai riwayat genetik yang juga menderita alergi. Risiko alergi juga bisa disebabkan oleh faktor lingkungan. Faktor genetik dan faktor keturunan menjadi pemicu utama mengapa seseorang bisa sampai terserang alergi. Selama ini, penanganan alergi dilakukan dengan mengindari pemicunya (alergen). Dengan begitu, gejala alergi tidak akan pernah muncul.

2. Penyebab Alergi Kulit
Alergi kulit biasanya disebabkan karena beberapa hal yang langsung bersentuhan dengan kulit atau masuk ke dalam tubuh. Setidaknya, ada beberapa bahan makanan yang menjadi pemicu alergi. Beberapa macam alergi kulit dan pemicunya adalah bahan makanan tertentu yang tidak bisa ditoleransi tubuh dan dianggap berbahaya. Bahan makanan yang sering menjadi pemicu alergi di antaranya adalah susu sapi, kacang pohon, kacang tanah, gandum, telur, dan berbagai jenis makanan laut. Alergen ini bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan kulit alergi.

Kedua, alergen yang berasal dari luar rumah. Jenis alergen ini bisa jadi adalah serbuk sari dari bunga-bungaan, jamur, atau kutu debu yang beterbangan dan masuk ke dalam rumah. Ketiga, ada alaergen yang berasal dari dalam rumah. Alergen yang berasal dari dalam rumah biasanya adalah debu rumah, kecoa, hewan peliharaan, dan lain sebagainya. Keempat, ada alergi fisikan. Alergi yang satu ini berhubungan dengan keadaan fisik alam. Alergen fisika biasanya dipicu karena cuaca dingin, asap rokok, panas, dan polusi udara. Terakhir adalah alergi kimia. Alergi ini dipicu karena penggunaan bahan-bahan kimia yang tidak diterima oleh tubuh. Bahan-bahan kimia ini biasanya terdapa di berbagai produk kosmetik, detergen, sabun, dan banyak lainnya. Sangat penting mengetahui beberapa macam alergi kulit dan pemicunya.

3. Obat dan Cara Mengatasinya
Ada beberapa alternatif yang bisa dipakai untuk pengobatan alergi kulit. Sebelum itu, Anda harus melakukan tes alergi terlebih dahulu supaya bisa mengetahui apa penyebab alergi. Sebelum gejala alergi muncul, seseorang disarankan untuk menjauhi alergen (penyebab alergi). Pencegahan tetap lebih baik dibandingkan dengan pengobatan. Apabila gejala sudah mulai muncul, maka hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan pengobatan terbaik.

Untuk macam alergi kulit dan pemicunya, pengobatan sebaiknya disesuaikan dengan penyebab alergi. Selama ini, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengobati alergi kulit. Pengobatan yang pertama adalah pengobatan topikal. Pengobatan yang satu ini dilakukan dengan obat-obatan yang berbentuk lotion, krim, pasta, bedak kocok, bedak tabur, salep, dan yang lainnya bergantung pada kebutuhan kulit dan jenis kelainannya. Bila masalah pada kulit yang muncul adalah kulit bernanah atau basah, sebaiknya kompres dengan air terlebih dahulu, lalu diberi bedak tabur atau krim. Untuk memperoleh obat topikal yang sesuai dengan kebutuhan, silahkan diskusikan dengan dokter spesialis kulit.

Jenis pengobatan yang kedua adalah pengobatan sistemik. Pengobatan ini bukan lagi mengandalkan obat luar. Penderita alergi yang sudah tidak tahan dengan gejala alergi yang timbul bisa mengonsumsi obat alergi. Sama seperti obat topikal, obat sistemik juga mempunyai kandungan bahan tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan si pemakai. Biasanya, kandungan bahan yang ada pada penderita alergi kulit adalah antihistamin, chlorfeniramin, cetirizin, dan predison. Untuk memilih obat yang tepat, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait alergi yang Anda punya dan pengobatannya.

Beberapa macam alergi kulit dan pemicunya juga bisa diobati dengan obat-obatan herbal. Ketika Anda memilih pengobatan dengan menggunakan obat-obatan herbal, sebaiknya hindari obat yang diminum. Obat herbal terbaik adalah obat oles. Namun, apabila pengobatan herbal ini malah membuat gejala menjadi semakin parah, Anda bisa berhenti melakukan pengobatan herbal dan segeralah pergi ke dokter. Pengobatan secara medis akan bisa memberikan diagnosis yang tepat berkaitan dengan alergi yang Anda derita.

Demikian adalah informasi mengenai beberapa macam alergi kulit dan pemicunya. Semoga informasi ini dapat memberikan penjelasan tentang masalah yang sedang Anda hadapi saat ini.

Categories: Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *