IBX5A8649B11ED5E Pengertian, Sejarah, Manfaat dan Jenis-Jenis Produk Asuransi Jiwa | Class Against Class
 

Pengertian, Sejarah, Manfaat dan Jenis-Jenis Produk Asuransi Jiwa

Kata asuransi merupakan satu kata yang sudah tidak lagi asing di telinga banyak orang di masa sekarang ini. Seperti yang kita ketahui, sekarang ada cukup banyak jenis asuransi yang tersedia dan dapat kita pilih secara umum sebagai bentuk perlindungan. Salah satu jenis asuransi yang angka peminatnya masih cukup tinggi saat ini adalah asuransi jiwa. Sebenarnya, apakah asuransi jiwa itu? Berikut informasi yang sebaiknya and abaca lebih lanjut, terlebih jika sebenarnya sekarang Anda mulai merasa tertarik untuk memiliki asuransi jiwa yang akan secara khusus dan terpercaya memberikan perlindungan secara finansial kepada Anda dan keluarga.

Pengertian Asuransi Jiwa

Jika berbicara mengenai pengertiannya, bisa dikatakan bahwa Asuransi Jiwa Adalah salah satu jenis asuransi yang didesain untuk menanggung kerugian finansial yang diderita oleh seseorang yang membeli asuransi tersebut, yang diakibatkan oleh kematian. Pengertian umum yang satu ini memang bisa dikatakan sebagai yang paling familiar. Akan tetapi, Anda juga perlu mengetahui bahwa sebenarnya tanggungan finansial yang diberikan oleh asuransi jiwa sebenarnya tidak hanya bisa diberikan saat si pembeli, yang sebenarnya juga biasa disebut dengan pihak tertanggung, mengalami kematian yang sifatnya mendadak dan tak terduga. Ada juga cukup banyak perusahaan asuransi, termasuk juga yang tergabung di dalam Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia atau AAJI, yang menawarkan pilihan asuransi jiwa yang jug bisa diAndalkan sebagai bagi mereka yang hidup terlalu lama. Yang perlu diketahui adalah bahwa satu perusahaan asuransi dengan yang lainnya biasanya mempunyai kebijakan yang berbeda berkaitan dengan hal tersebut.

Sejarah Singkat Perkembangan Asuransi Jiwa

Mengenai sejarah dari perkembangan asuransi jiwa itu sendiri di tanah air kita ini, hal tersebut sebenarnya tidak bisa dipisahkan dari jaman penjajahan kolonial BelAnda. Pasalnya, perusahaan asuransi pertama yang ada di Indonesia sebenarnya berdiri pada masa itu dan dikenal dengan nama Bataviasche Zee End Brand Asrantie Maatschappij. Memang perusahaan tersebut secara mayoritas lebih memberikan tanggungan berupa asuransi kerugian dari pada asuransi jiwa karena memang tujuan utama didirikannya perusahaan itu adalah untuk memberikan perlindungan kepada pihak BelAnda dari kerugian akibat resiko panen di perkebunan rempah-rempah yang mereka kelola di Indonesia. Seusai masa penjajahan, perusahaan ini diambil alih oleh pihak Indosia dan diganti namanya. Sejak saat itulah, mulai bermunculan perusahaan-perusahaan asuransi lokal yang lainnya, yang juga menawarkan jenis asuransi yang lebih beragam termasuk asuransi jiwa yang sedang kita bahas saat ini.

Manfaat Yang Didapatkan Dari Asuransi Jiwa

Jika ditanya mengenai manfaatnya, sama seperti jenis asuransi yang lain, tentu saja asuransi jiwa memiliki manfaat tersendiri. Manfaat Asuransi Jiwa yang paling utama sebenarnya sudah bisa kita lihat di dalam pengertian dari asuransi itu sendiri. Saat pihak tertanggung mengalami kematian, maka ahli waris yang sudah secara sah disetujui pada saat awal pembelian asurnsi akan mendapatkan hak berupa tanggungan finansial dalam jumlah yang sudah disepakati. Contoh kasus yang paling mudah untuk dipahami adalah saat seorang ayah secara mendadak meninggal padahal ia masih sangat dibutuhkan untuk menjadi tulang punggung ekonomi bagi istri dan juga anak-anaknya. Dengan adanya asurasi jiwa, kesulitan atau bahkan krisis ekonomi bisa terhindarkan sehingga nantinya apapun yang dibutuhkan oleh keluarga yang ditinggalkan, termsuk juga untuk memenuhi kebutuhan pendidikan si buah hati masih bisa tercukupi.

Kasus yang lain bisa dilihat pada orang yang ternyata bisa hidup lama hingga tua. Umur yang panjang tentu saja merupakan satu anugerah dari Tuhan dan mungkin tidak semua orang beruntung untuk menerimanya. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa umur yang panjang juga terkadang menimbulkan masalah finansial terutama karena orang yang bersangkutan sudah tidak mampu untuk mencari nafkah lagi. Menggantungkan diri terus-menerus kepada anak juga bukanlah keputusan yang bijak karena bagaimanapun anak juga sudah pasti memiliki tanggungan sendiri dalam hidupnya. Di dalam situasi semacam ini, asuransi jiwa tentunya bisa dijadikan sebagai solusi yang sangat membantu. Dengan asuransi tersebut, biaya hidup di masa tua bisa dicukupi tanpa merepotkan siapapun.

Berbagai Jenis Asuransi Jiwa

Walaupun secara umum disebut sebagai asuransi jiwa. Sebenarnya tipe asuransi yang satu ini mempunyai jenis-jenis yang berbeda. Saat ini ada tiga jenis utama dari asuransi jiwa yang biasanya ditawarkan oleh Agen Asuransi Jiwa. Berikut penjelasannya:

  • Asuransi Jiwa Berjangka atau Term Life Insurance

Jenis asuransi jiwa yang pertama adalah asuransi jiwa berjangka yang dalam bahasa inggris dikenal dengan term life insurance. Jenis yang satu ini akan memberikan perlindungan kepada pihak tertanggung hanya daam jangka waktu tertentu saja, baik itu 5, 10, atau 20 tahun saja. Keunggulan dari jenis yang satu ini adalah bahwa pihak tertanggung biasanya diberi kebebebasn untuk menentukan besarnya Premi Asuransi Jiwa yang harus secara rutin di bayarkan. Selain itu, jumlah uang yang bisa diterima oleh ahli waris dari pihak tertanggung jika terjadi kematian cukup banyak, hingga bisa mencapai angka milyaran rupiah. Walaupun begitu, kekurangannya adalah bahwa semua premi yang dibayarkan akan hangus jika pihak tertanggung ternyata tidak mengalami sakit atau bahkan kematian selama masa kontrak.

  • Asuransi Jiwa Seumur Hidup atau Whole Life Insurance

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance) yang memberikan perlindungan kepada pihak tertanggung selama seumur hidup. Walalupun begitu, biasanya perusahaan asuransi tetap memberikan batas waktu maksimal 100 tahun untuk tipe asuransi yang satu ini. Jenis ini sangat cocok dipilih bagi mereka yang ingin mendapatkan ketenangan selama hidupnya karena memang suransi ini tidak melulu soal santunan kematian, tetapi juga tanggungan biaya rumah sakit saat masalah kesehatan muncul.

  • Asuransi Jiwa Dwiguna atau Endowment Life Insurance

Jenis yang terakhir adalah asuransi jiwa dwiguna (endowment life insurance) yang dikenal sebagai jenis asuransi yang bisa dipilih guna mendapatkan dua manfaat sekaligus yaitu perlindungan berupa asuransi jiwa berjangka dan tabungan di saat yang sama. Kontrak antara penganggung dan pihak yang tertangung dari asuransi jiwa ini memang bisanya dibatasi jangka waktu tertentu. Keuntungannya adalah bahwa premi yang sudah dibayarkan tidak akan hangus meskipun masa kontrak sudah habis. Semua premi akan diberikan kembali kepada pihak tertanggung di akhir masa kontrak. Bahkan, sebenarnya Polis Asuransi Jiwa ini juga bisa diklaim setiap saat sebelum masa kontrak berakhir sesuai dengan kesepakatan antara penanggung dan pihak tertanggung. Ini adalah alasan mengapa asuransi ini juga sering dianggap sebagai bentuk lain dari tabungan.

Hukum Asuransi Jiwa

Jika kebetulan Anda adalah seorang muslim dan Anda tertarik untuk mendapatkan perlindungan dari asuransi jiwa, mungki ada baiknya jika Anda mengetahui leih lanjut terlebih dahulu mengenai hokum asuransi jiwa. Hal ini sebenarnya berkaitan dengan hukum Islam tentang halal atau tidaknya penggunaan manfaat dari asuransi jiwa. Hal ini tentu saja bisa Anda konsultasikan lebih lanjut kepada pemuka agama yang lebih mengetahui atau Anda juga bisa memilih asuransi jiwa tertentu yang memang didesain untuk umat muslim sehingga jelas terjaga kehalalannya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Categories: Asuransi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *